Senin, 13 Desember 2010

Maka Maafkanlah

D'lens .. itu kali pertama aku sebut nama kamu. Maafkan aku de, aku udah salah waktu itu. Tak seharusnya aku melakukan tindakan bodoh seperti itu hanya untuk sekedar menarik perhatian dari kamu de. Jujur e, hari demi hari kian sepi dan hampa sejak kau diam membisu. Nikmat kelembutan hatimu yang menyinari hidupku sudah semakin samar terasa. Walau hanya sebuah senyuman sudah cukup bagiku untuk bersyukur atas nikmatNya yang diberikan kepadamu. Maafkan aku de.

Rano Setiawan

Jumat, 10 Desember 2010

Hari Terbaik Ku

Bagi saya tiada hal yang lebih baik lagi selain mengenalkan seorang teman wanita kepada ibuku. Singkat cerita, sore itu menjelang magrib beberapa pesan singkat masuk, pesan yang dikirimkan oleh seorang yang dinanti-nanti kepulangannya dari kota kembang tempat dimana dia menuntut ilmu disalah satu perguruan tinggi negeri yang ada dikota itu. Ia mengatakan dalam pesan singkatnya bahwa dia sudah turun dari bis luar kota yang mengantarnya sampai dengan selamat. Tidak perlu menunggu lama saya pun melesat menuju kesana karena tidak ingin ia menunggu lebih lama lagi namun, ditengah perjalanan tiba-tiba motor yang saya kendarai mengalami kebocoran pada ban belakangnya. Rasa kesal dan jengkel menyelimuti relung hati dan memaksa saya untuk mendorong motor sampai ke tempat tambal ban, saya pun kembali mengirimkan pesan kepada seorang wanita yang menunggu disana untuk dengan berat hati agar naik angkot dalam kota sampai tempat dimana saya menambal ban yang bocor itu.

Tidak lama kemudian dia pun turun dari angkot, wanita yang mengenakan baju kembang-kembang dan berkerudung itu terlihat semakin cantik sekali sore itu. Tidak ada rasa marah yang terpancar dari kerut wajahnya karena sudah membiarkannya menunggu dan naik angkot untuk menghampiri saya ditempat tambal ban. Kita pun berbincang-bincang dengan hangatnya, saya menanyakan kepadanya "mau langsung pulang atau kemana dulu ?" ia pun mengajak untuk jangan pulang dulu tapi tidak tahu mau kemana. Hal itu membuat saya bingung karena teman kampus yang motornya sedang saya pakai menunggu saya dirumah, saya pun akhirnya mengajaknya untuk mampir kerumah saja dulu. Pertamanya dia menolak karena malu, cukup susah untuk meyakinkannya setelah lumayan lama bernegoisasi akhirnya ditengah perjalanan menuju rumah saya akhirnya saya pun berhasil meyakinkan ia untuk main ke rumah dan mengenalkannya ke ibu saya.

Sesampainya didepan rumah, dengan rasa malu yang berkecamuk didalam dada dia menahan langkahnya untuk masuk kedalam. Saya bimbang karena ini kali pertama saya mengenalkan seorang wanita kepada ibu, tidak tahu yang harus dilakukan saya meyakinkan ia lagi untuk menahan semua perasaan yang berkecamuk dalam diri yang sama seperti saya rasakan juga. Waktu itu masih dalam waktu solat magrib ibu saya pun terlihat masih solat, setelah selesai solat saya menghampirinya dan bekata "mah ada yang mau dede kenalin sama mama ?" tanpa pikir panjang ia langsung mencium tangan ibuku, sungguh sangat indah melihatnya. That my best day


Wikileaks


Wikileaks adalah kelompok global yang independen dari orang-orang dengan dedikasi berdiri lama dengan ide pers bebas dan peningkatan transparansi dalam masyarakat yang berasal dari ini. Kelompok ini termasuk wartawan terakreditasi, programmer software, network engineer, matematika dan lain-lain. Sebuah organisasi media yang bertujuan untuk membawa berita penting dan informasi kepada publik. Organisasi media yang mengandalkan jaringan sukarelawan dari seluruh dunia ini berkembang sangat pesat sejaktahun 2007 ketika organisasi ini resmi diluncurkan.

Wikileaks bekerja untuk melaporkan dan mempublikasikan informasi penting dengan didukung teknologi yang canggih. Salah satu kegiatannya yang paling penting ialah mempublikasikan bahan sumber asli berita sehingga pembaca dapat melihat bukti kebenarannya.

Wikileaks dirancang untuk tahan terhadap serangan hukum dan politik yang dirancang untuk membungkam oranisasi, wartawan dan narasumbernya. Prinsip kerja yang berbasis pertahanan kebebasan berbicara dan penerbitan media, perbaikan catatan umum sejarah dan dukungan dari hak-hak semua orang untuk menciptakan sejarah baru.

Wikileaks memperoleh prinsip-prinsip dari Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, khususnya pasal 19 yang menyatakan bahwa setiap orang memiliki hak untuk kebebasan berpendapat dan berekspresi. Hal itulah yang mengilhami karya wartawan dan relawannya untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan tanpa batasan.

Wikileaks menggunakan teknik jurnalisme tradisional investigasi serta metode laiinya yang berbasis modern. Dengan cara melakukan analisa forensik dokumen, menentukan biaya pemalsuan, motif, klaim organisasi authoring jelas, dan menjawab rangkaian pertanyaan dengan rinci tentang sebuah dokumen data. Organisasi ini sangat berperan untuk kebebasan dan kemerdekaan pers diseluruh dunia.

cinta bagai pedang bermata dua


Bicara tentang cinta sedikit banyak pasti menarik, karena hal yang satu ini pasti dialami oleh setiap insan manusia. Namun banyak dari mereka tidak menyadarinya bahwasanya cinta itu bagai pedang bermata dua, disatu sisi menyenangkan hati dan ironisnya dilain sisi tajamnya bisa merobek-robek hati. Banyak orang yang kurang menyadari akan hal itu dan terbuai didalamnya.

Namun kembali lagi ke masing-masing individu bagaimana kita memandangnya dan semoga pandangan kita sama akan hal ini. Cinta memang tak selalu harus terbalaskan, jika cinta terbalaskan tentu akan sangat menyenangkan membuat wajah selalu ceria, namun jika cinta tak terbalaskan tak sepatutya untuk sedih karena cinta memang tak selalu harus terbalaskan. Semua itu nikmat, nikmat mencintai dan dicintai adalah nikmat yang dikaruniai Tuhan YME kepada makhluknya.

Maka seharusnya kita jangan berpandangan sempit tentang cinta, karena cinta itu luas artinya. Dengan demikian kita tidak terpaku lagi akan cinta klasik romeo dan juliet. perjuangkanlah cinta kamu kamu sekalian :)

semangat menulis


Sebenarnya ini blog udah lama dibuat tetapi entah mengapa baru sekarang semangatnya muncul untuk mulai menuangkan sepatah dua patah kata yang tidak berarti ini. Berangkat dari keinginan luhur dan niat yang tulus untuk menulis membuat saya bingung apa yang harus saya tulis dan bagikan kepada para pembaca. Bagaimana kalau saya mulai dengan kisah saya sendiri pada hari ini yang tak begitu penting, semoga kamu kamu sudi membacanya hihiiii....

Tepat jam 7 lebih beberapa belas menit ku tancap gas dengan semangat yang naik turun untuk niat pergi praktek kerja lapangan disebuah stasiun TV yang jangan ditanya lagi jam terbangnya. Sebut saja TVRI heheheheee. Pagi itu lalu lintas cukup bersahabat, mengapa bersahabat ?? mungkin kamu kamu sekalian mengerti bagaimana kondisi lalu lintas ibu kota pada waktu pagi hari huufffff menyedihkan bukan. Akan tetapi entah mengapa saya merasa senang heheheeee ... Lalu lintas mulai tersendat waktu ban depan motor saya melalui daerah cawang, kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat mulai antri menyusuri jalan-jalan ibu kota wow sepertinya cukup melelahkan menyusurinya tapi harus bagaimana lagi ?? siapa suruh datang ke Jakarta kalimat itu cocok jadi jawaban dari kamu kamu sekalian yang merasa muak atau jengkel atas keadaan kota Jakarta yang hari demi hari makin ruwet. Sampai-sampai beberapa petugas polisi lalu lintas pun ditugaskan untuk menjaga jalur busway yang bagi para pengendara khususnya pengendara motor roda dua sebagai ruas jalur yang paling digemari karena percaya tidak percaya kalau lewat jalur busway bisa menghemat sedikit waktu. Akan tetapi sirna sudah semuanya karena eh karena mulai beberapa hari yang lalu pengendara motor dilarang melintas dijalur kegemaran itu, jalur yang menjadi kegemaran bagi ratusan pengendara motor kini tak seperti dahulu lagi. Sepeda motor kini diharamkan untuk melintas disana dan harus berbesar hati untuk rela mengantri melintas di ruas jalur biasa serta tidak bisa menghemat waktu lagi.

Setelah melalui berbagai rintangan dan cobaan akhirnya sampai juga dihalaman parkir TVRI yang masih tidak terlalu penuh, dan saya pun dapat memarkirkan motor ditempat kegemaran yaitu parkir yang ditempat yang beratap. Kemudian tidak tahu harus merasa senang, kecewa atau jengkel karena betapa amat disayangkan kaka-kaka senior wartawan sudah pergi liputan sayapun tertinggal. Bingung harus berbuat apa setelah habis kopi kalengan dan beberapa batang rokok saya pun memutuskan untuk pergi ke kampus. Kesimpulannya hari ini saya tidak ikut liputan lagi untuk yang kesekian kalinya heheheheeee ...